(Sajak Cinta untuk Generasi Bangsa)

Sahabat ….
Saatnya kau belajar
Belajar untuk hidup dan memahami kehidupan
Belajar untuk hari ini dan masa depan
Belajar untuk diri dan banyak orang
Belajar untuk sukses dan berpenghasilan

Sahabat ….
Jadilah pribadi yang berhati-hati
Hati-hatilah dengan kata cinta
Hati-hatilah dengan mulut buaya
Hati-hatilah dengan jiwa pendusta
Yang menjual cinta untuk merengkuh segala-segala

Sahabat ….
Atas nama cinta orang rela tanpa harga
Atas nama cinta orang menggadaikan jiwa
Atas nama cinta orang korbankan segala – gala
Atas nama cinta orang rela menjual mahkota diri tanpa biaya
Atas nama cinta orang rel a menyerahkan harta sukarela
Atas nama cinta orang rela terpenjara

Sahabat ….
Betapa indahnya hidup merdeka
Tanpa kekang dan kendali cinta
Tanpa batas dan bebas berbagi rasa
Tanpa cemburu dan penuh rayu
Tanpa dusta dan fatamorgana
Tanpa gelisah , galau dan merana

Sahabat ….
Renungkanlah sejenak
Untuk apa engkau belajar?
Untuk apa engkau meninggalkan orang tua?
Untuk apa engkau menerima uang saku?
Untuk apa engkau berjibaku di ruang 6×7?
Kalau engkau harus terpenjara
Atas anama CINTA yang penuh rekayasa…

Sahabat ….
Buatlah orang tua mu menangis bangga
Buatlah dirimu bernilai dan mahal harganya
Buatlah dia yang tercinta menjemputmu penuh bahagia
Buatlah anak-cucumu berteriak bangga
Karena engkau adalah jiwa yang MERDEKA

Salatiga, 23 April 2015
Imam Mas Arum