Faridatun Nisa, Surat Chulhuda, Amelia Sulkha
(Mahasiswa Jurusan PGMI IAIN Salatiga)

Apa Pengertian dan Tujuan Membaca Permulaan?
Membaca Permulaan merupakan tahapan proses belajar membaca bagi siswa sekolah dasar kelas awal. Siswa belajar untuk memperoleh kemampuan dan menguasai teknik-teknik membaca dan menangkap isi bacaan dengan baik.
Tujuannya adalah agar siswa memiliki kemampuan memahami dan menyuarakan tulisan dengan intonasi yang wajar. Menurut (Depdikbud, 1994:4) yaitu agar siswa dapat membaca kata-kata dan kalimat sederhana dengan lancar dan tepat.
Ada berapa metode dalam membaca Permulaan?

Dalam pembelajaran membaca permulaan ada beberapa metode membaca permulaan yang bisa diterapkan antara lain:
1. Metode Eja
Metode eja adalah belajar membaca yang dimulai dari mengeja huruf demi huruf. Pendekatan yang dipakai dalam metode eja adalah pendekatan harfiah. Contoh: “badu” anak diminta menulis seperti ini: ba – du menjadi badu.
2. Metode Bunyi
Metode bunyi adalah proses pembelajaran membaca permulaan pada metode bunyi ini berasal dari pertama atau pemula dari kata yang ia dengar, melalui proses pelatihan. Contoh: kata Nani dieja menjadi: /en-a/ [na] , /en-i/ [ni] dibaca [na-ni].
3. Metode Suku Kata
Metode ini diawali dengan pengenalan suku kata, seperti / ba, bi, bu, be, bo/ dan seterusnya. Selanjutnya suku-suku kata tersebut kemudian dirangkaikan menjadi kata-kata bermakna. Contoh: bo – bi , cu – ci.
4. Metode Kata
Metode ini diawali dengan pengenalan kata yang bermakna, fungsional, dan kontekstual.
5. Metode Global/kalimat
Metode ini diawali dengan penyajian beberapa kalimat secara global. Untuk membantu pengenalan kalimat yang dimaksud, biasanya digunakan gambar. Di bawah gambar dimaksud, dituliskan sebuah kalimat yang kira-kira merujuk pada makna gambar tersebut.
6. Metode Struktur Analitik dan Sintetik (SAS)
Dalam pelaksanaannya, metode ini dibagi dalam dua teknik yaitu membaca tanpa buku dan membaca dengan buku.
a. Membaca tanpa buku
Tahap membaca tanpa buku merupakan tahap pertama dalam proses pengajaran membaca permulaan. Guru menggunakan alat bantu atau media kecuali buku. Pembelajaran dilaksanakan dengan cara sebagai berikut:
1) Merekam bahasa siswa
2) Menampilkan gambar sambil bercerita.
3) Membaca gambar
b. Membaca dengan buku
Setelah siswa mengenal huruf melalui kegiatan membaca tanpa buku, selanjutnya anak dihadapkan pada tulisan dalam buku. Pembelajaran dapat dilakukan melalui kegiatan membaca buku pelajaran, membaca bacaan sederhana yang dipilih guru, dan membaca bacaan yang disusun siswa secara individual maupun kelompok. Pembelajaran dapat dilakukan secara integratif.
(PGMI/IV/UTS/IAINSALATIGA)